Skip to main content

Posts

silahkan registrasi ulang ke...

Teman-teman mulai bulan Maret 2008, aku tidak lagi mengaktifkan no 0813 6162 7940. Jadi selagi masih ada waktu silahkan melakukan registrasi ulang ke nomor tersebut untuk disimpan ke nomor yang baru. Maaf, aku tidak bisa mempublikasikan nomor yang baru itu melalui blog demi keamanan dan kenyamananku. Aku sangat menghargai jika teman-teman segera merespon pengumuman ini sebagai tanda niat baik dan tulus untuk terus berhubungan denganku. Aku secepatnya akan menghubungi nomor teman-teman segera setelah aku mendapat pemberitahuan registrasi ulang melalui sms atau telepon. Maaf jika aku akan mengabaikan misscalled dan lain sebagainya yang kuanggap mengganggu dan tidak sopan. Jadi maafkanlah jika kemudian, atas kelalaian teman-teman tidak segera melakukan registrasi ulang, teman-teman tidak lagi bisa menghubungiku. Tanggung jawab bukan ditanganku lagi tapi di tangan teman-teman. Aku tidak ingin dipersalahkan jika kemudian teman-teman dirugikan atas kehilangan kesempatan berhubungan dengank...

tanyain aku donk

Gempa berkekuatan 7, 3 sc melanda Medan Rabu sore. Setelah berhamburan keluar dengan panik, seisi kantor langsung ribut menghubungi atau dihubungi orang yang dikasihi. Sementara aku ? Aku bergegas masuk, langsung reportase ke Jakarta dan sesudahnya meluncur secepat kilat ke kantor Kompas. Sejak gempa hingga aku pulang semua orang masih ribut mencari tahu keadaan orang-orang yang dikasihi. Sementara aku ? Aku langsung mengedit berita, membuat tor buletin, dan siaran. Beberapa sms memang masuk bertanya soal gempa, tapi begitu deh nggak satu pun yang bertanya apakah aku baik2 saja. Jakarta, Batam, Bandung bahkan Manado hanya bertanya bagaimana Medan. Apa yang rusak? Halo.............. Si Tio, rekan kantor - pasca gempa malah jadi senyum-senyum nggak jelas gitu setelah pria yang belakangan ini sibuk bertelepon ria dengannya terdengar kuatir menanyakan keadaannya. " Aduh Nov, dia ngos-ngosan menuruni 173 lantai sambil meneleponku bertanya apakah aku baik2 saja." "Oh ya?...

14 kasih sayang di tahun tikus

Jam 00.15 Wib..."Hai Happy Valentine. Aku mencintaimu. GBU" Itu sms pertama yang kudapat hari ini. Dari siapa? Dari teman gereja. perempuan. Hm, baiklah. Jam 08. 48..." Giggles, secrets, sometimes tears...Friend through the years...Happy Valentine's Day my friend..." Nah ini dari dia yang kukasihi. 1-0 buatmu di tahun 2008. Selamat ya. Jam 08.54..."Cuaca hari ini menurut BMG Sorgawi akan ada hujan berkat, topan kegembiraan, kabut kedamaian, embun kasih sayang dan salju sukacita bagi setiap orang yang mengasihiNya. Happy Valentine ya." Ini dari sahabatku Yosri. Hayo siapa berikutnya? Jam 16.10..."Hi Happy Valentine ya..." Kalo yang ini dari pria yang pernah kutolak yang sehari kemudian nembak teman dekatku. Ih, nggak banget deh kamu. BASI LOE! Dan masih ada beberapa jam sebelum hari menggenaskan ini berlalu. waks! -------------------------------------------------------------------------------------- P.S : Coba tebak apa yang kukenakan hari in...

Mas Bakir

Aku tahu kalo suatu hari kelak Mba akan dipindahtugaskan ke daerah lain. Tentu saja aku tahu karena memang seperti itulah sistem di Kompas. Tapi aku tidak tahu ketika dia pergi, aku akan begitu sangat kehilangan. Seharusnya tidak ada perasaan apapun ketika dia pergi. Dia bukan siapa-siapaku. Tapi hati brengsek ini telah terlanjur sayang. Mataku juga seakan telah sepakat dengan hati; mereka menghujaniku dengan melodi kepedihan yang membuat pikiran terkenang akan semua hal baik dan manis yang dilewati (Ayolah vie, dia hanya pindah kota bukan mati!!!) aku merasa begitu konyol. Semua orang pasti akan menertawakanku. bagaimana mungkin aku sebegitu merasa kehilangan buat seseorang bernama Bakir. Tapi aku bisa apa?! Mas Bakir menghujaniku dengan banyak kasih. Dia memperbolehkanku duduk di kursinya, mengerecokinya saat dia kejar deadline, mengelap kacamatanya, mengangkat telponnya (ya iyalah, la wong aku produsernya hihihihi), memegang kepalanya (ketika pertama kali dia hampir mencukur botak r...

Andai Aku Lebih Sabar

Aku dapat pelajaran berharga bulan ini. Precious. Mba telah lama menjanjikan akan memberi Harry Potter. Tapi yah namanya orang sibuk, kalo nggak lupa, alasannya pasti keluar kota atau luar negeri. "Mas, udah terbit tuh. Jangan sampai aku baca setelah semua orang baca. aku mau duluan." rengekku. Dianya? Yah gitu deh, " Aku pasti belilah dek," Tapi hingga seminggu Harry Potter diterbitin, dia nggak juga ngasih kabar. Sebel banget. "Aku hanya mau ingatin kalo besok MFC." Nadaku agak nyolot, habisnya kesel sih dia nyantai nggak bilang apapun kapan Harpot akan berada di tangan. "Iya, tenang aja. Udah pasti itu." balasnya. Aku makin sebel karena dia nggak ngerti juga,"Mas nggak mau nyampain hal yang lain. Apa gitu mana tau lupa?!" sambarku. Dia ngakak,"Iyah dek, aku ingat. Besok pagi yah. Jangan marah-marah cepat tua." Dasar.............. Tapi besok paginya, dia benaran lupa lagi. " Saking terburu-burunya aku lupa. " Ak...

wawancara kerja

Kok hidup ini terasa pahit banget. Mereka tertawa, aku juga. Bedanya aku menertawakan hidupku yang ga mudah sedang mereka …entahlah. Terkadang hidup sepertinya mudah bagi yang lain. Aku tidak sedang menggugat Tuhan. Emang aku siapa. Tapi bolehkan aku mempertanyakannya. Meski mungkin ga ada jawaban tapi demi keluar dari otakku yang berontak penuh dijejali pertanyaan liar yang menghujam, aku hanya ingin lega.sedikit. “Ceritakan tentang dirimu,” Pria itu – yang kemudian kuketahui namanya Andre, HRD perusahaan nasional – memandangku lurus. “Aku Novita. Anak tunggal. Ibuku guru esde. Bapakku tukang; tukang bangunan. Ibuku dulu suka sakit-sakitan, jadi aku yang sesekali mengajar. Seharusnya sih itu tidak boleh tapi namanya juga di kampung. Aku suka menulis, membaca, main ke gramedia Gajah Mada. Lumayan bisa terkena AC dan baca gratis. Aku aktif di Pewarta Foto Indonesia. Aku suka motret. Aku suka berpetualang. Bulan september lalu, aku pameran foto bersama teman-teman…” “Dimana ? “ Teman ...

Akhirnya aku dapat harry potter

"Nov, aku punya berita bagus untukmu. Kau dimana?" Jam 1 siang tadi temanku Lita interlokal jauh-jauh dari Jakarta. "Aku lagi bermake up nih; di mall dengan teman2ku," Aku sedikit kesal karena aku benar2 tengah asik mencoba warna pemulas mata baru punya k rahel. Warna merah bata seperti kemejaku hari ini. Semoga aja benaran Lita punya berita bagus, "Berita bagus apa?" "Kau tahu, aku berhasil mendown load Harry Potter," Aku langsung terjengat, "yang bahasa Indonesia donk" Kalau yang Inggris sih maaf2 aja hihihihi. "Iyah, aku kirim ke imelmu yah," "Oke deh. Itu aja kan. Cepatlah, lagi nanggung nih bersoleknya," LIta ngakak,"dasar ko!" ------------------------------------------------------------------------------------------------ " Tio, akhirnya aku dapat harry potter," Perasaanku seperti ketika Harry Potter mendapat sapu sihir fire bolt. Aku berjingkrak kegirangan dan justru terhenti karena Tio jus...

kamu kalah kawan!

"baru nemuin pak sby yah?" office girl kantor tersenyum lebar melihat aku datang. aku cuman bisa tersenyum, meletakkan ransel hitam di kursi dan menghela napas panjang. "katanya pak sby bagi2 sembako" "nggak akh.ngapain juga dia bagi2 sembako."aku menselonjorkan kaki. "itu tetangga saya bilang.dia bilang orang2 pada datang ke lapangan merdeka karna pak sby mau bagi2 sembako." aku tersenyum miris. kasihan. dua hari menjelang sby datang, beberapa ruas jalan ditutup tanpa pemberitahuan. alhasil jalanan macet. mending kalo ada yang jaga. ini kagak. "dia yang mau datang, masyarakat juga yang makin disusahkan," keluh salah seorang pengendara sepeda motor yang terpaksa mepet kearahku menghindari mobil yang datang dari arah berlawanan. "susah gimana bang?"tanyaku simpatik. pengen tahu juga tanggapan masyarakat dengan kedatangan sby. "tengok ajalah dek. semua sudah susah, eh dia datang pun lebih menyusahkan. mending kalo datang ba...

aku akan melanjutkan hidupku

sekali untuk seumur hidupku aku menyembah di kaki mama dengan berurai airmata. aku katakan penyesalan karena telah membawa pria itu kedalam kehidupan keluarga kami. mama menarikku, memelukku, "bukan boru. bukan kau yang salah. mama yang terlalu sayang sama dia. padahal dia nggak sayang sama kita." aku semakin terisak. "aku minta ampun ma." seumur hidupku hanya perkara ini yang paling kusesali. mengenal seorang pria yang kemudian mengajakku menikah, melamarku di depan ibu bapakku, mengatakan rencana itu kepada keluarganya dan justru mendekati bulannya tanpa alasan yang jelas dia meninggalkanku untuk menikah dengan pacarnya. lantas aku siapanya? cukup lama aku tidak berani membuka cerita ini ke blog. tapi malam ini aku melakukannya dengan satu alasan : AKU AKAN MELANJUTKAN HIDUPKU aku sakit hati dengan yang terjadi. lukaku bertambah parah karena mama yang sudah sangat menyayangi pria itu malah jatuh sakit berbulan-bulan. semuanya semakin parah karena keluarga besarku...

pengen kayak putri

lucu yah kucing-kucing ini. kemarin aku iseng motretnya. abisnya nggak pernah motret binatang kecuali binggo- anjingku. mereka lagi main di halaman kantor walikota medan. dulunya sih si putri saja yang berani berkeliaran di kantor walikota. aku nggak pernah melihat jantannya. tapi lama nggak ke kantor walikota, eh gitu mampir malah lihat si putri sudah punya anak banyak. emang sih sempat sekali waktu ketika aku ke kantor walikota nyari kepala dinas, kak Tini - cleaning service pemko bilang kalo si putri sudah hamil. aku malah nggak ngeh gitu. hanya balas cekikikan dan bilang, "nggak hamil kak. tapi bunting." setelah itu aku melupakan kasus si putri. dan sekarang setelah aku melihat gambar ini baru kepikir, si putri siapa yang hamili ya eh maksudku siapa yang buntingi yah? emang ada kucing lain yang aku nggak tahu?? "emang namanya putri ?" tanya bang Sakyan - rekanku dari sindo. "he- eh.."balasku mengiyakan. "Tau darimana?" "Lho? yah aku tahu...

19 November ini

"ntar anakku ga boleh ketemu samamu." suara Yenni terdengar serius di ujung telpon. "emang napa? aku kan ibu babtisnya,"balasku ga mau kalah. yenni dan aku teman di lapangan. maksudnya sama-sama jurnalis. dia di media indonesia. "yah karena itu; ntar anakku kau kristenkan," aku langsung tergelak gila."kan bagus!" "Bagimu!!"bantahnya cepat. yenni dan aku selalu berusaha saling menarik untuk masuk dan mempercayai agama yang masing-masing kami peluk. tapi seberapa keras pun kami berdebat bahkan saling mengejek ajaran yang kami pahami sebagai jalan ke surga, tapi nggak pernah membuat kami terpisah. dan entah kenapa sejak dia mengandung dia selalu mengucapkan hal yang sama "aku nggak ingin anakku ketemu samamu," "kenapa ?" tanyaku jika dia mengatakan hal itu. lagi. "aku nggak ingin dia sepertimu." "Lho?" aku mendelik sewot. "Aku kan baik yen. Pintar, cantik, rajin doa, baca alkitab, punya atm di b...

dia kencing

akh, entah udah blog keberapa yang kubuat malam ini. tapi aku masih pengen nulis dan nulis. sebenarnya sih karna males pulang aja. kantor udah kosong. tinggal aku, penyiar 2, satpam satu, kalo ob? ntah! pacaran kali. hari ini untuk pertama kalinya aku masuk ke ruang kerja wakil walikota medan. wawancara khusus dengannya. "Dia dua kali kencing, "bisikku ke Denny, wartawan sumut pos saat wakil walikota itu kembali permisi ke kamar mandi. Dia mengernyit aneh, "Kok malah bahas itu?" "Kan yang lain kau udah tahu,"sambarku."lagipula, mana tau aja itu bagus untuk warna tulisanmu hihihihihihi" Dia ngedumel. "aku mau buat hasil wawancara ini dalam bentuk tanya jawab." "baguslah. jangan lupa tuliskan dia dua kali kencing sejak kita wawancarai karena gugup."jelasku. Dia mengernyit lagi dengan ekspresi lebih aneh. "darimana kau tahu dia kencing karena gugup?" "maksudmu dia diabetes?" "Hah?" aku menggelengkan ...

kapan giliranku?

"Nov, kamu kapan main ke rumahnya? Cici kan nggak punya anak perempuan. Sibuk banget nih ngurusin pernikahan adiknya Awie tanggal 11 ini " Mamanya Awie merengut nggak sabaran. aku langsung memberikan janji surga, "iyah deh ci. aku pasti datang, yah." "Nov, kau bantu2 di rumah yah waktu kakakku merit tanggal 18 ini. pake kebayamu itu. kau yang jadi penerima tamunya." Nih sms nya mustafa. balasannya, "ok d. aku senang kok dilibatkan dalam pernikahan kkmu." "Nov, ada undangan dari rezer tuh untukmu. dia jadi nikah tanggal 11 ini. kau harus datang." sapa Rini- rekan kantor sesaat aku nyampe di kantor. "tiketnya gimana nov? suamiku udah ditelpon kantornya disuruh cepat masuk kerja," tetangga depan rumah - yang baru 2 hari nikah dan harus segera balik ke jakarta trus membombardir pertanyaan sama. ---------------------------------------- aku senang dilibatkan dalam pernikahan teman2 dan kenalanku. aku senang menjadi bagian dari kebah...

pelajaran hari ini

"kamu benaran mau dicariin cowok?" temanku yang nggak bisa disebut namanya melongo bego nggak percaya. sekali lagi aku mengangguk yakin. "Lho?! Jadi kenapa kemarin kuajak merit, kau nggak mau ?" gantian aku yang melongo. "emang kapan kau mengajakku merit?" "kemarin sebelum aku menikah." aku benar2 terbodoh,"emang kau sungguhan?" dia melengos kesal,"Yah iyahlah Nov. Ngapain juga aku main2 ngajak anak orang merit." "Kok aku nggak ngeh kalo kau sungguhan?" Dia mengacak rambutku; sayang. "anak bego!tau gitu kan kita yang nikah." "tapi kan kau mengatakannya kayaknya sebulan sebelum kau menikah ? Gimana sih ? Udah deh nggak usah sarap kau." "justru itu. aku menikah dengannya karena kau menolak menikah denganku." "Jadi kalo aku katakan yah?" "Yah kamu sekarang yang jadi istriku." "Tapi waktu itu kan kamu bilangnya sambil becanda," "Becanda gimana?! aku tuh ser...

aku suka hujan

Aku suka mandi ujan. Udah lama banget ngak melakoninya. dan tadi - pulang liputan - aku melakukannya. aku bahkan tanpa malu mengangakan mulutku lebar-lebar menampung air ujan dan meminumnya. aku melakukannya sambil melarikan si merah dengan kecepatan tinggi. kubiarkan saja sopir si sedan hitam yang di samping jadi keliatan kayak slow emotion melihat aksi seronokku. sampai di parkiran kantor, bukannya segera masuk; aku malah sekali lagi- dengan kesadaran penuh - menengadahkan wajah ke atas dan sekali lagi menelan langsung air ujan yang menghujam masuk tak beraturan. rasanya nikmat dan GRATIS. aku suka hujan. aku hanya mau bilang itu.

mimpi ciuman

seharian ini aku senyum-senyum sendiri teringat mimpi dua malam terakhir ini. idih gimana bisa sih dua malam berturut-turut aku mimpi ciuman dengan dua pria berbeda. dua pria yang memang menakjubkan yang kukenal belakangan ini. kata temanku itu pertanda tidak baik, " Itu artinya kalian akan berpisah." kata temanku lainnya itu pertanda baik,"Kalau mimpinya menjelang pagi begitu biasanya bakal jadi kenyataan," apa???????????!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Oh No! Oh Yes! Glek! Ampuni aku Tuhan. Yah enggak mungkinlah. Nggak banget lagi! kenapa? karena aku udah komit nggak akan ciuman sampai di depan altar gereja dan pastornya bilang, sekarang kalian resmi jadi suami istri. muna? a little bit yeah tapi setidaknya sampai saat ini aku menepatinya. apa karena emang aku lagi kosong dan ngejomblo? Yah mungkin juga tapi nggak juga kok, soalnya jika aku mau saja, aku bisa kok melakukannya. dengan siapa? Yah dengan seseorang yang hingga kini masih menempati ruang utama di hatiku. Tapi toh ...

guci keberuntungan

pagi-pagi harusnya ke lapangan ikut pak sekda sidak pns, eh ini malah cek imel, main fs dan buat tulisan di blog. tapi emang masih rada males. apalagi semalem cape banget ngejar-ngejar dua orang paling penting edisi bulan ini. tapi semakin hari semakin baik. semuanya lebih berasa nikmat. mungkin karena koleksi kecengan yang makin nambah dan harapan kerja di tempat yang baru. semalam waktu pastor bilang minta apa yang kamu inginkan, well...rasanya seperti orang gila nyebutin begitu banyak hal yang paling kuingin.semangatnya ngalahin pembalap f1. pengen rumah yang luas, banyak pohonnya, ada kolam renangnya, ada sungai kecil, ada rumah pohon. pengen punya mobil. apa aja asal warna merah. pengen punya perusahaan sendiri, pengen nikah tahun ini dengan co yang paling tajir, co yang tergila-gila dan memujaku ampe mampus, co yang mencintaiku dan keluarga, yang bisa membuat mamaku tertawa, yang bisa ngimbangin bapak kalo ngomong, yang nggak akan ninggalin aku, terima aku apa adanya dan memperta...

Cermin

Pecahan kaca seakan menyerpih Menjadi butiran kecil Yang kapan saja bisa kuhirup Aku tidak suka Kenapa kau harus bertanya lagi Aku sudah bilang tidak suka Butiran tadi menyenangkan untuk dilihat Berkilau dan menarik Namun aku tidak suka Perangai ku mulai menjadi Aku melompati kaca itu dan terjatuh Ternyata lompatanku kurang jauh Baiknya kubersihkan serpihan itu Siapa tahu ada yang tertarik dan suka Terlebih supaya aku tidak lagi terjatuh

Aku Tahu Sahabat...

Ketika kau disakiti oleh orang yang kau kasihi, Aku tau rasa sakitnya... Ketika dia lebih memilih orang lain daripada kau, Aku tau rasa sakitnya... ketika tiba-tiba perasaanmu lega dan esok pagi ketika kau bangun, sakit itu muncul lagi dan akhirnya kau menangis, Aku tau rasa sakitnya... ketika kau membutuhkan seseorang untuk mendengarkanmu tapi ternyata kau tidak mendapatinya, Aku tau rasa sakitnya... sahabat, aku tau bagaimana perasaanmu saat ini. karena dulu aku pernah ada di posisimu: ditinggalkan, dibanding2kan, menangis, terluka... tapi aku cuma mau bilang, Tuhan lebih tau rasa sakit itu. Dia pernah ada di posisimu, bahkan jauh lebih sakit dari yang kau rasakan saat ini. kalau Dia menolongku sehingga aku masih hidup sampai saat ini, aku tau Dia juga akan melakukannya untukmu... karena satu hal: Dia mengasihimu... sahabat, Dia menerimamu apa adanya, tapi Dia tidak akan membiarkanmu hidup apa adanya... taken from lita's blog

pergi aja kalo kau mau. aku nggak peduli!

"gitu aja kamu mundur." "aku nggak mundur." "Nyatanya kamu berubah sejak baca blogku. pasti soal pernikahan itu kan." "nggak kok." "Yah terserah." "pokoknya tulis aja semua kejadian hidupmu dalam blog, aku pasti baca." klik! aku nggak pernah bertanya langsung kenapa dia berubah sejak baca blogku. katanya dia sibuk (seakan sebelum baca blog ku dia nggak sibuk saja. alasan tau!). bisa saja aku bertanya tapi untuk apa. aku cape . kalo dia serius yah syukurlah, kalo nggak yah pergilah. nggak masanya membuang waktu buat orang-orang yang nggak mau terlibat serius denganku. it's a real deal.