Skip to main content

Posts

Beri aku keberanian

Jika ibu ga ada aku pasti mati. Nggak tahu kenapa tiba2 saja tanpa alasan yang jelas, angin duduk nyesak ke ulu hati (ibu yang bilang itu angin duduk. aku ga tau. yang kutau ada pusaran yang aneh nyesak di sekitar ulu hati) aku terbangun jam 3 pagi dengan rasa sakit yang tiba2. aku bahkan harus ngesot mencapai kamar ibu dan membangunkannya. anehnya ketika itu - ketika kupikir aku pasti mati- aku malah bilang, Tuhan jangan sekarang. Come on...besok aku baru mau memulai menggarap buku baru dan pameran foto kesultanan Deli. Ayolah Tuhan...beri aku kesempatan. Setidaknya sekali lagi saja...Ayolah, setidaknya sampai aku bertemu dengannya dan bilang sekali lagi kalo aku mencintainya amat sangat. Tuhan, tolong jangan sekarang.Aku belum siap. Kau tahu aku masih belum membereskan beberapa perkara dengan ... (di otakku langsung terlintas gambar beberapa orang yang pernah dan masih melukai perasaanku). Aku harus membereskannya sebelum menghadapMu Nyatanya aku ga mati. aku baik2 aja sekarang. ibuk...

turunkan harga..gitu aja kok repot

Aku sebenarnya males bicara politik. Tetapi aku tergelitik banget ngeliat Amien Rais mengakui dia dan tim kampanye memakai dana non budgeter DKP. Mendadak dia disebut pahlawan. Dan hari ini SBY dengan resmi mengumumkan kalo dia dan timnya tidak memakai dana sepeser apapun seperti tudingan Amien - kalo semua pasangan capres di pemilu 2004 pasti mendapatkan aliran dana DKP. aku nggak akan mengomentari soal pernyataan dua tokoh penting di negeri ini. apa gunanya coba?! nggak ngaruh banget. Hm, besok minyak goreng dah turun nggak yah....

ketemuan dengan emil

Emil pulang ke Indonesia. Dia pulang karena adiknya nikah. Hanya 2 hari saja dia ada. Selebihnya harus segera balik ke Filipin. Dia ngajak ketemuan. Dia nggak banyak berubah. Mungkin hanya tambah beberapa kilo, tapi selebihnya tetap aja sama. Tinggi dan tukang cerita. Dia bilang dia mau menikah November ini, tanggal 4. “Emang cewekmu November juga kayak aku,” Dia tertawa kecil Giginya udah rapi dan putih sekarang. Nggak kayak dulu, coklat dan berlubang-lubang. “Ya enggaklah Nov. Aku milih bulan Nov justru karena sebagai kenangan untukmu. Yah karena akhirnya bukan denganmu aku menikah.,” Aku melongo bego. “Maksudnya apa sih?” “Yah, kita sudah sangat lama saling kenal. Aku bahkan lebih kenal kau Nov dibanding pacarku. Hanya karena nggak jodoh aja kita makanya kita nggak nikah.” Emil memang selalu begitu. Jago berkata-kata. Aku jelas nggak tersanjung. Mulut Emil sih kurang layak dipercaya jika menyangkut wanita. Simpanannya banyak. “Kalau aku sih dipastikan bakal nolak dijodohkann dengan...

Ketidaktaatan membuat celanaku basah

Ketidaktaatan Membuat Celanaku Basah “Kenapa sih vie, kamu nggak taat suara Tuhan?! Jelas banget kan kalo tadi Tuhan bilang tunggu sebentar. Hujan emang deras tapi cuman sebentar. Tuh kan karena nggak taat celana kamu basah total. Hanya nunggu 10 menit, hasilnya berbeda. Air hujan nggak akan menyentuhmu.“ Seharusnya aku menaati suara itu. Tapi aku malah nekat menerebos hujan sambil doa kencang-kencang, Tuhan tolong hujannya dihentikan. Aku punya alasan mengapa tetap nekat. “Tuhan, masa Kau tidak tahu kalau sejak akhir April hujan terus mendera Medan ?! Hujannya lama dan membuat kota menjadi banjir. Jika aku nggak pergi sekarang, aku nggak akan pernah tiba untuk rapat majalah gereja. Ayolah Tuhan, ini kan untuk pekerjaanMu juga,” Jadi, alih-alih memilih berteduh di rumah sakit tempat mbak Embun melahirkan (aku baru bisa menjenguknya sore ini ), aku malah mengambil jaket hujan dan pergi ketika hujan masih berupa rintik-rintik. Hanya butuh 5 menit, hujan deras menerpaku, petir mengguncan...

Pria Aneh

Hari ini aku ketemu dia. Aku hanya berani menatapnya dari jauh. Mau negur kok rasanya berat. Dia aneh sih. Hm, atau sebenarnya yang aneh itu malah aku. Sebulan lalu… “ Kau sakit yah? Pening ? Kenapa ? “ cowok itu tiba2 saja ramah dan perhatian gitu. Bukannya berterima kasih aku malah diam aja. Cowok itu aneh. Keren sih tapi yah tetap aja aneh. Lebih suka menjengkelkan daripada menyenangkan. Kecuali poin dimana dia selalu ada saat kubutuhkan. Selebihnya sangat menjengkelkan. “Kau ini gimana sih?! Kerja atau main2 kesini? “ gitu katanya tanpa melihat mukaku yang sembab karena baru menangis. Bukannya menjawab aku malah mengeluarkan D70 ku dan mulai motret. “ Amatir gini hasilnya. Baru belajar kemarin sore yah?!” kritiknya lagi. Kali ini di depan teman2. Ratusan foto yang terpampang di laptopnya dikritik. SELURUHNYA. “ Bagus kok hasilnya. Aku suka. Belajar dimana? Aku suka takjub ngeliat cewek bisa motret.” Teman cowok aneh itu – yang jauh lebih keren – tapi yang bakal menikah tahun ini hi...

hai Pablo

Pablo, aku masih saja mengkuatirkanmu. Meski kau bilang kau baik-baik saja, tapi bagaimana mungkin aku yakin jika kelakuanmu begitu. Pablo, hidup ga selalu di atas. Meski aku pun tak tahu pasti apakah tersingkir dari jajaran teratas orang penting di negeri ini termasuk "hidup di bawah" Pablo, kau bilang ingin ketemu denganku. Berkali-kali ke Medan, kita tetap saja nggak ketemu. Aku ke Jakartapun, kau malah ada di Samarinda (atau dimana Pablo? Karena begitu banyak kota yang bisa kau singgahi dalam satu hari. Jadi ketika aku tahu dia yang selalu kau temani itu tak menjabat lagi - aku pikir akan lebih muah untuk berjumpa denganmu. Tapi sepertinya aku salah, Pablo... Aku ngerasa kau semakin jauh. Mendekat pun aku tak mampu. Aku ingin merangkulmu Pablo dan bilang semua akan baik2 saja. Pablo, aku mengenalmu dan dekat bukan karena apa yang kau punya. Tetapi karena kau membuatku nyaman. Aku mengasihimu sebagai sahabat. Kau masih ingat, ketika kita sama-sama menceritakan ketololan Sy...

kacamata

Mata ini makin parah saja.Kalo nggak dipake yah pusing. sebel.ribet. sepertinya aku harus nambah min nya lagi. "kok dah pake kacamata sih,"tanya seorang teman. "He eh neh. Udah uzur," "Makanya tidur lampunya dimatikan non. Belum apa-apa dah pake kacamata,"ujar hm...well...seorang pria yang kemarin malam nyantroni rumahku "nggak kok. ini karena suka baca sambil tidur aja," akh, aku males banget dengan benda yang sekarang selalu bertengger kayak burung parkit di wajah. "Betulin dulu kacamatannya, non" Aih saking sibuknya liputan, nggak nyadar kalo kacamata dah ga berada di orbitnya. ampun... pekan kemarin lebih parah, kok bisa2nya pake kacamata sambil ngoreng ikan. tapi kok yah kesannya profesional gitu. glek! vie, nyadar donk....ga ada hubungan masak pake kacamata dengan profesional. rabun yah rabun aja nek xixiixixiixi yah beginilah aku sekarang. hm, kapan yah bisa beli contac lens.warnanya? HIJAU! aku suka karena warna mata "para ...

gamang

Ini bakal menjadi minggu kedua ibu nggak di rumah. Tadi dia meneleponku. Suaranya bergetar. Tapi katanya dia tidak menangis. Meski begitu, aku mengenal ibuku. Wanita itu bukan pribadi yang bisa menyembunyikan perasaannya. Apalagi ibu? Apa lagi keresahanmu? Sampai kapan ibu? Malam ini aku enggan pulang. Aku takut mendapati diriku menatap kosong lagi dinding2 kamar. Aku harus jujur. Aku bohong kalau mengatakan semua baik2 saja. Aku tidak kuat lagi menanggung semua ini. Aku tidak tahu lagi apa yang harus kulakukan. Apa yang harus kuteriakkan dalam doaku. Apa yang dapat kusyukuri dari semua peristiwa yang terjadi. Tuhan, adakah Kau bersamaku hari ini? Aku gamang sekali.

apa yang hendak kukatakan padamu kawan

Lama aku termenung setelah menerima sms itu. aneh! aku hanya bisa bilang kata egois! Padahal dibenakku yang sederhana jutaan kata berkelebat ingin terlontar. aku belajar mengartikan semuanya dengan menatap lurus ke depan. Apa yang hendak kukatakan kepadamu kawan... Aku nggak perlu berteriak untuk menyatakan apa yang kurasakan. rasa kecewa ini menjalar cepat memenuhi seluruh urat syaraf. berteriak pun ga ada guna sekarang. kau telah melakukannya dengan kesadaran penuh. kau menjatuhkanku begitu dalam. jika saja yang melakukannya bukan kamu kawan. jika saja yang melakukannya bukan kamu yang kuanggap belahan jiwaku, aku pasti masih bisa tegak berdiri. apa yang hendak kukatakan padamu kawan...

www.okezone.com

www.okezone.com Senin, 09/04/2007 15:44 WIB Nekat Berenang, Tubuh Andre Terbujur Kaku di Dasar Sungai MEDAN - Peringatan warga untuk tidak berenang di Sungai Denai, Medan, Sumatera Utara, tidak digubris Andre (11), warga Jalan Panglima Denai, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas, Sumatera Utara. Akibatnya, Andre menemui ajal saat berenang karena terseret arus ke dasar sungai sedalaman 2 meter.Salah seorang warga yang menemukan Andre pukul 13.30 WIB, Nuel (27) mengaku, tidak sengaja menemukannya. "Saat itu saya sedang mengukur kedalaman lubang, tidak sengaja mengenai tubuh Andre. Kemudian dengan bantuan warga lain, tubuh Andre bisa kita bawa ke piggir sungai," ujar Nuel saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (9/4/2007).Dia menambahkan, saat itu warga sempat memberikan bantuan pernafasan (CPR). "Namun, tubuh Andre sudah membiru dan tidak bisa tertolong," imbuhnya.Sementara itu, ibunda Andre, Dewi Astuti (38), yang kaget anak keduanya telah tiada sempat pingsan. Wa...

sakyan

Tuhan selalu bekerja dengan caranya yang unik. Dan setiap hari aku menyukai apa yang dia lakukan. Aku baru saja ditelepon sakyan. pria itu selalu membuatku tertawa. minggu kemarin dia memangkas rambutnya. aku syok; hampir tidak mengenalinya. Dia terlihat lebih muda dan jeans biru (yang menggantikan celana bahan kebangsaannya) yang dikenakannya membuatku pangling. Dia pamer. Dia bilang dia terlihat lebih muda jadi umur 17 tahunan. 'Enak aja!" tangkisku." Kalo kau 17 an, berarti aku jalan dengan keponakanku. Kan kau yang abangan," Dia tertawa saja. Aku suka dengar nadanya. Terkadang aku berpikir sakyan ini malaikat yang lagi menyamar. tapi aku pikir lagi, ga mungkin itu. Pertama, dia suka minta ditraktir. apalagi ketika mulai tanggal 2 feb ampe 19 maret dikatakan bulan adar yakni bulan memberi. eh dia bilang ini bulan memerasku. dasar..........! Kedua, dia itu sudah haji.Yup!Sakyan itu sudah haji. Jangan pernah berharap dia mau memboncengmu jika kau wanita. jadi kupiki...

ibuku

Ibu... Tiap pulang aku selalu mendapatimu tertidur. Sudah lama yah, aku tidak mendapatimu tersenyum menyambut kedatanganku. Aku selalu berusaha menyentuh hangatnya pipimu bahkan sebelum tasku menyentuh lantai kamar. Aku suka menciumi seluruh permukaan wajahmu sampai kau terbangun dan bilang, "sudah lama aku tertidur?" dan tanpa menunggu jawab, kau balik tidur lagi. Apa yang hendak kukatakan ibu?Begitu banyak cerita yang tersekat di kerongkonganku. AKu menyimpan rapat berharap ada hari-hari saat bersandar pada perutmu yang buncit dan bercerita seperti yang dulu biasa kita lakukan. Adakah kau masih mengingat ritual itu? Akh ibu, alangkah kangennya aku. Ibu... Bapak sekarang telah berubah. Dia menjadi begitu perhatian. Dia bahkan ribut saat mengetahui rambutku belakangan suka rontok. Bapak juga dengan senang hati tanpa kupinta merelakan waktunya untuk membayar rekening listrik hari ini. Dan apa ibu masih ingat, semalam saat kita berdecap-decap nikmat atas lele panggang plus ule...

nov........

Terima kasih sudah menelponku semalam. sejam yang berkuasa. u r the best. aku ingin sekali suatu waktu kita bisa kerja di tempat yang sama sesuai dengan impian kita yang dulu; punya media massa sendiri, kau jadi pemred-nya, aku jadi pim-um nya (hehehe..) nov...kau tau ga, "dia yang tak boleh disebut namanya" sedang menguasai dunia. kau masih ingat ramuan Felix Felicis (kalo ga salah itu ramuan keberuntungan kan?). tapi kau bilang kita punya ramuan Felix Felicis sendiri (Roh Kudus)..aku ingin meminumnya sekarang.. kau masih ingat kutukan imperius?? itu kutukan yang membuat seseorang lupa akan masa lalunya karena kutukan itu bisa mencuci otak. kau masih ingat istilah muggle? itu julukan untuk orang2 yang berdarah murni yang ingin jadi penyihir... kau masih ingat kutukan avada kedavra? kayaknya itu sihir yang paling mematikan ya karena itu kutukan yang dipake untuk membunuh Albus Dumbledore.. antara juni-juli nanti harry potter 5 akan tayang. pasti seru kalo nonton sama kau. bis...

new covenant

novita dan aku berpandangan dan langsung tertawa ngakak. "ternyata kriteria kita sederhana ya,"ujarku sambil tertawa. 4 tahun lalu.......... 365 hari mencari cinta kriteria:1. cinta Tuhan dan melayani Tuhan2. gereja kharismarik (novita berkeras dengan ini)3. umur maksimal 5 tahun di atas.4. punya penghasilan yang cukup untuk hidup mewah. cara memperoleh:1. tidak melalui kecanggihan teknologi seperti chatting, atau sms nyasar (atau pura2 nyasar).2. tidak melalui biro jodoh atau mak comblang. konsekuensi:1. pihak yang kalah menjadi pendamping pernikahan pihak yang menang.2. pihak yang kalah wajib memberikan barang elektronik untuk rumah tangga sebagai kado pernikahan. 21 februari 2007 .................. 365 hari mencari suami kriteria:1. cinta Tuhan.2. punya penghasilan yang cukup untuk hidup mewah. (di momen inilah kami tertawa dan mengatakan kalimat di atas,red). cara memperoleh:1. tidak melalui kecanggihan teknologi2. tidak melalui biro jodoh3. diutamakan bertemu di gereja a...

caplok punya Lita

kembali ke jakarta. ahh...tidak terlalu sukses. aku dianter sahabatku, novita. sedih sekali perpisahan itu sampai aku berkata,"nov, aku benar2 menginginkan pesawat delay kali ini". dan benar! delay sejam..!@#! Ini tulisan sahabatku Lita. Izinkan aku menebalkan kata sahabatku dan mengunderlinenya. "Kau tau lit...ketika kau bilang sangat menginginkan pesawat itu delay, aku malah mengharapkan pesawat itu hilang di angkasa atau lupa bawa penumpang satu lagi sehingga harus balik ke Jakarta atau alasan apa saja yang penting pesawat itu delay untuk seribu tahun lagi. I Miss u So Much" Ini tulisan Lita lagi. Aku mencaplok setengahnya. Still miss u muggel bersama novita, aku keliling medan. rasanya nyaman sekali ada di kota ini. aku mengunjungi beberapa mal baru, makan bakso yang udah langganan sejak tahun 2000 lalu, beli teri medan, dan pulangnya bawa bika (rasa keju dan pandan keju), dan bolu meranti tentuuuuuu...!! "lit, kau tinggal di medan aja. biar ada temenku....

dimana bintang kecil itu

Setiap malam ketika aku melongok dari tepian seng rumah, aku tidak melihat yang kuinginkan. Telah lama; sangat lama mungkin, aku tidak lagi menjumpai bintang yang selalu membuatku tersenyum. Bintang kecil itu kadang berada di balik awan tetapi dia suka mengerlip nakal mengajakku bercanda. Aku bilang ama Pablo, jika ada waktu dia bisa mencari bintang itu di langit Jakarta. Tapi Pablo hanya cengengesan. Katanya-katanya malah membuatku kehilangan kesenangan itu. Pablo bilang boleh juga keisengan itu dicoba. Tapi aku tau dia tidak akan punya waktu melakukannya. Dia bodoh kalo begitu. Aku pernah membagikan soal bintang kecil itu kepada seseorang. Dia yang kini namanya ga boleh kusebut. Hanya dia yang mengerti arti bintang itu. Setidaknya itu yang dia katakan. Dia juga suka membagikan kekonyolan dirinya. Tentang niat memeluk seorang wanita cantik dalam lift yang dia khayalkan adalah diriku (terima kasih) atau tentang kesedihan kalah dalam tes drive di Pulau Dewata. Aku tertawa dan menangis b...

Awal yang baru

Aku adalah segala keajaiban yang pernah ada.

NOVITA versi LITA

semalam aku membuang2 pulsa untuk sms-an yang menurutku sebenarnya kurang penting dibicarakan. masalahnya ya itu soal nama mas joni (ejaan yg benar menurutku) tapi dipaksa ama dia untuk menuliskan nama johnny (ejaaan yg benar menurutnya). tentu saja aku ga mau karena pertama, toh itu tidak mengubah makna yg sebenarnya, kedua, kalo dilafalkan pake mulut toh ga ada bedanya (tetep joni, ga ada desahan h dan n nya yg dobel), ketiga, kalo joni cuma 4 huruf, johnny 6 huruf, kan bisa menghemat huruf di sms. udah tau jumlah karakter yg tersedia cuma 160. masak gara2 tambahan dua huruf aku harus membayar dua kali pengiriman sms. huh!!tapi intinya, aku senang bisa ketawa2 sendiri semalam di kamar (sampe ngakak sendiri) dan di dalam kegelapan (karena lampu udah dimatiin karena mo tidur).kupikir teman di sebelah kamarku pasti bisa mendengar ketawa di kegelapan itu hihihhi... novita.... kalo dengan dia (secara fisik atau hanya lewat sms atau telp), aku pasti selalu ketawa. dia belum ngomong aja aku...

Melanjutkan hidup

Kesehatan ibuku menurun. aku tahu penyebabnya. aku memijatnya semalam. dia masih mengeluhkan hal yang sama. aku kebanyakan diam. aku harus bilang apa lagi. semuanya sudah kuterangkan dengan jelas. bapakku semakin sering menatapku dalam. aku mengerti bapakku ingin aku berpikir ulang kembali. Tapi aku nggak mau kembali ke titik nol. aku sudah memilih untuk jalan dan pintu yang kemarin telah tertutup dan kuncinyakubuang jauh-jauh. aku memilih melanjutkan hidupku. aku ingin sekali mempersembahkan sesuatu yang indah, yang baik, yang bisa membuat ibu bapakku bahagia karena memiliki anak seperti aku. tetapi kali ini harganya terlalu mahal. lagipula tidak ada garansi bahwa ini akan memberikan kebahagiaan yang permanen bagi mereka. malam ini aku enggan pulang. aku enggan mendengar rengekan ibuku lagi. aku enggan menjawab pertanyaan sama yang sejujurnya membuatku mampus.

News Pool

ini foto kenangan selepas pengumuman efisensi yang dilakukan HRD Trijaya Jakarta. Beberapa diantaranya tetap dipakai, lainnya di PHK, selebihnya mutasi. Jangan ditanya perasaanku ? Jujur, tidak semua hal yang indah terjadi di kantorku. Ada pertengkaran, caci maki, tangisan tapi juga luapan kebahagiaan dan berbagi rasa sedih. Semua mendatangkan kenangan yang nggak mungkin terlupakan (kecuali aku amnesia. tapi itu kan nggak mungkin. nggak sempat gitu lho ). Aku akan merindukan semuanya. Aku sayang mereka.