Skip to main content

Posts

Ingin kembali berkebun

Cemaraku mati. Bunga -yang aku lupa nanya namanya ke si penjual-juga mati. Kaktus mulai menggerut merenggang nyawa mau mati. Kok pada mati yah? "Kamu bisanya beli!Nggak bisa jaga."Si Bapak komplen sambil ngorek-ngorek tanah di pot bunga aunthorium. "Bunga-bunga ini kan kau beli mahal. Gimana sih anak perempuan, bunganya bapaknya yang jaga." Bapakku emang jago berkebun. Apa saja yang ditanamnya berhasil. Bahkan bagiku, bapak itu kayak tangan Tuhan. Bunga yang mati kalau bapak sentuh pasti hidup lagi. Aku bukan nggak pintar ngerawat bunga yah cuman yah aku nggak punya waktu banyak. Pergi suka pagi banget trus pulangnya diatas jam 7 malam. Itu kalau nggak ada yang ajak makan atau hang out hiihihihi... Aku pernah lho buat taman mini gitu di rumah kontrakan kami yang dulu. Bunga yang kubentuk love berwarna kuning. Bunga Tahi Ayam namanya karena baunya yang emang kayak tahi ayam itu...(sssttt...berarti pernah ngecium tahi ayam donk Nov hiiihihihihi). Taman itu keren bang...

permintaan add si bos

pulang liputan yang dibuka pasti langsung facebook. ada permintaan lagi dan dia ternyata adalah direktur kantor. waduh! rasanya ingin segera menutup layar kompie melihat wajahnya tiba2 ada didepan mata. kan ketahuan nggak lagi kerja malah sibuk berfesbuk ria. confirm apa ignore yah ? bingung.... kalo dikonfirm yah berarti si bos tahu donk apa2 aja tentang aku tapi kalo nggak; masa gue nolak ?! pilihan yang sulit tapi akhirnya di konfirm karena jika dibandingkan akibat negatifnya, sebenarnya banyak juga sisi positifnya. pertama, si bos tahu kalo gue bisa bahasa inggris (secara teman2 di FB banyak yang bule dan mau nggak mau pake english) kedua, si bos bisa tahu kalo jaringan gue internasional hahhahahah.... ketiga, si bos bisa ngeliat sisi seksi gue yang lain dari keseharian dikantor....alamak! keempat, gue bisa ngeliat wajah manis si bos setiap hari; nggak perlu nunggu dia nongol dikantor hihihii... setelah mengadd si RT, iseng searching yang lain dan lebih kaget lagi ternyata si kawan...

Kesulitan atau Solusi

Jangan bicara kesulitan. Bicaralah soal solusi. Kalo bicara soal kesulitan mah nggak akan habis-habisnya. Tapi yah itu tadi lebih mudah bicara itu daripada mikirin solusinya. Iyah kan... aku sih belajar untuk bicara solusi. Belajar untuk melihat dari sisi yang lain. Emang nggak mudah tapi bukan berarti nggak bisa dilakukan. Coba aja, mana yang lebih menguras emosi; bicara kesulitan atau solusi. Yah jawabannya kesulitan. Nggak tahu kenapa yah, aku sekarang menghindar bergaul dengan mereka yang suka bicara dan mengeluhkan kesulitan mereka karena aku pikir hidupku juga udah sulit. Jika aku bergaul dengan tipe begini, ini akan membuatku memandang kesulitan yang tengah ada dengan sisi yang lebih gelap. Ibarat kesulitanku warnanya udah coklat hampir ke hitam, nah bergaul dengan mereka akan membuat persoalanku jadi hitam. aku kan nggak kuat2 banget bisa tetap tegar berdiri diantara orang-orang yang suka mengeluhkan kesulitan mereka. Kecuali mereka adalah orang yang mengalami kesulitan tapi b...

ada apa di rapat FJP Sumut

Baru aja terima sms. Besok rapat besar karena dana untuk acara 27 feb belum terkumpul Diana makin susut. Aku ngakak banget bayangin muka Diana yang pasti makin jelek hahahha.... Forum jurnalis Perempuan yang belakangan ini kuikuti emang makin besar saja kiprahnya. Padahal aku beritahu ya kawan. Kerja kami makan2 saja dan bicara entah hapa-hapa. Bayangin dua pekan lalu, kak Kokom bawa gorengan. Eh, Jumat lalunya bawa nasi goreng. Begitulah warna rapat besar kami hihihihihi... tapi jangan salah, yang kami lakukan lumayan banyak juga. Mulai tanam pohon hingga pameran foto. Kalau seminar sih makanan biasalah dan kegiatan kami selalu saja jadi berita di seluruh media. Lha iyalah. La wong wartawannya adalah anggota forum semua hahahhahahha... aku sih sebenarnya nggak tertarik untuk ikut cuman karna katanya ada makan2nya, aku pun datang. e...e...malah jadi anggota inti pegang salah satu jabatan lagi. sekarang sih tertarik... tertarik sama makan2nya tiap kali rapat hahahhahahha... duh, jadi la...

Mengejar Mimpi

Beberapa hari terakhir ini lagi asyik main facebook dan mahjong. Facebook membuat aku bertemu dengan banyak orang yang dulu kukenal. hm, setelah kupikir sekarang aku juga tidak yakin pasti apa mereka masih kukenal. selain perubahan fisik, mereka juga berubah status dan prilaku. tapi setidaknya aku bertemu dengan sahabat lama, lina putri. lina putri itu sobatku waktu di GKKD Medan dulu (98). Kita sama-sama aktif di pelayanan mahasiswa. hm, coba kuingat lagi.... dia cantik, cerdas, kaya, dan punya mimpi yang tinggi. sekarang dia hampir mencapai semua mimpinya. paling tinggal beberapa tangga lagi. "gue on sekdjul bu. kayak rencana kita dulu. loe aja yang kemana ?"gitu katanya via telpon. "maksudmu?" "Yah kuliah lagi, S2. Gue kan udah pernah cerita." dan begitulah, dia mulai lagi mengingatkan aku tentang mimpi2nya. aku terpana juga mendengar bagaimana dia benar2 on sekdjul dengan apa yang diimpikannya. sementara aku ?mengalir kayak air dan hampir melupakan m...

Dia (bukan) binatang buruan

Awalnya rada males pergi ke gedung DPRD Sumut. Demonya pasti membosankan. Lagipula hari Senin sebelumnya juga ada demo dengan tema yang sama; soal pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara. Nah Selasa kemarin demonya soal pemekaran provinsi Tapanuli. Begitu nyampe di lapangan, teman-teman sudah ramai. Semua media massa sepertinya sudah lengkap dan bersiaga. Kita masih saja saling ledek soal dukung atau tidak dukung provinsi Tapanuli. "Kau pasti tidak dukung.Iyah kan?"tanya rekan dari media lain. "Aku Deli Serdang,"elakku. Aku nggak suka terlibat dalam pembicaraan ini karena muaranya akan kepada SARA. Teman-teman mencemoohku. Nggak ada sikap, menurut mereka. Aku nggak ambil pusing. Waktu insiden itu terjadi aku berada disana. Aku memang tidak melihat dia ditonjok karena kerumunan massa yang besar. Tapi 3 lemparan batu ukuran kepalan tangan orang dewasa yang diarahkan ke Ketua DPRD Sumut, Aziz Angkat membuatku ngeri. Aku menelepon kantor agar segera reportase. "Nov, k...

Belajar percaya bapak

Sulit untuk mempercayakan pilihan kepada orang lain. Meski orang lain itu adalah bapak sendiri. Aku punya pengalaman yang buruk soal mempercayakan pilihan kepada pria yang kupanggil bapak itu. Aku belajar keras untuk lulus dalam perkara ini dan aku harus katakan hal ini kawan, "Pelajaran ini tidak mudah tapi bukan sulit." Hari ini aku kembali mempercayakan kepada bapak soal pilihan yang akan menentukan jalan hidupku 40 atau 100 tahun mendatang. Pilihan yang akan menentukan "my posterity". "Nov, jika bukan dia, Tuhan akan mengguncangkan surga buatmu." Niki mengirimkan sms ini sebagai respon keraguanku atas pilihan bapak. Aku tersenyum. Aku tahu aku telah berada dalam jalur yang tepat. "Bapakmu punya otoritas atasmu. Dia diberikan indra keenam untuk mengetahui apa yang baik untukmu." lanjut Niki. Aku memutuskan untuk mempercayakan pilihan ini kepada bapak. Aku tidak punya penjelasan yang tepat mengapa aku berani melakukannya tapi bukankah ini yang...

life is blessing

Hidup adalah berkah. Sesuatu yang harus dijalani dengan rasa syukur karena loe masih tetap diperbolehkan hidup meski ... # Melakukan kesalahan fatal yang membuatmu bisa dipecat dari pekerjaan tapi berhubung si bos lagi nggak di tempat yah loe lolos deh #Refleks mengerem sehingga tidak menubruk mobil di depanmu yang berhenti mendadak #Bokek nggak ada uang untuk makan atau bahkan bayar parkir tapi oleh karena belas kasih Tuhan, loe dibonceng teman ke tempat liputan dan eh disana malah dijamu makan sama si narasumber #Nggak tahu bahasa Inggris tapi jalan-jalan ke LN #Mempermalukan diri sendiri di muka umum tapi diselamatkan teman dengan dalih loe lagi acting jadi Mr. Bean #cowok yang loe kira bisa membawamu ke langit ketujuh nyatanya membawamu ke neraka jahanam dan setelah menangis semalaman kini loe bertemu dengan dia; pria yang bukan saja mengajakmu ke surga tapi juga yang bilang kamu adalah surganya Dan jika loe sedikit lagi mau terus merenung, loe kan terheran-heran betapa beruntungny...

Linux

"Aku punya dua kabar. Baik dan buruk. Mau dengar yang mana dulu? Kak Corry, EO MNC ngelongo heran nggak ngerti."Baik," "Kita pakai Linux." "Nah, buruknya ?" "Aku nggak bisa Linux,"

1001 kisah di Israel

Aku masih ingat ketika pergi ke perbatasan Israel- Palestina di daerah kota tua Jerusalem. Waktu itu niatnya hanya melihat-lihat saja. Maklum uang nggak ada untuk beli-beli. Tapi ternyata ada sebuah ,mata kalung salib cakep, antik berwarna merah yang benar-benar menarik perhatian. Mata kalung itu cocok banget untuk mama karena mama punya kebaya dengan warna senada. Nyatanya mata kalung itu mahal banget karena salibnya terbuat dari batu rubi. Pemilik toko yang orang Palestina itu; namanya Dajani menawarkannnya dengan harga diskon tapi itu pun tetap tidak terjangkau uangku. Dia menatapku nggak percaya karena harga itu menurutnya sudah sangat murah dan termasuk harga lokal bukan lagi harga untuk turis. Tapi aku benaran nggak sanggup beli. Jadi aku pura-pura sibuk membantu teman yang lain yang juga lagi belanja di toko itu. “Kau benar-benar ingin rubi ini ? “tanya Dajani lagi. Wajahku memerah. “Baiklah harganya kukurangi menjadi setengah harga. Itu aku tidak ambil untung lagi. Percayalah.”...

Lihat yang Tuhan Lakukan di Israel

Sudah lama sekali tidak menulis di blog ini. Ini blog yang pertama setelah kepulanganku dari Israel. Aku ingin menceritakannya dengan detail; yah sejauh yang kuingat dan bisa aku bagikan. Aku di Israel 17 hari. Berangkat dari Singapura pada tanggal 26 September dengan 18 jam perjalanan, lantas transit di Paris selama 4 jam dan kemudian berangkat ke Ben Gurion Tel Aviv dengan 5 jam perjalanan. Perjalanan ke Israel seperti perjalanan pulang ke rumah karena memang begitulah adanya. Bertahun-tahun lamanya sejak aku SMP, aku selalu bermimpi tentang sebuah rumah berbentuk kotak dengan jenis tembok dari batu yang besar. Rumah itu; rumahku itu terletak diatas bukit dengan pemandangan indah di sekelilingnya. Rumah itu begitu besar dengan kamar yang begitu banyak dan semuanya berbentuk kotak. Alangkah anehnya karena sebagai anak tunggal sangatlah menggelikan membayangkan rumah segede itu dengan kamar-kamar yang banyaknya minta ampun. Tapi begitulah yang kuimpikan bertahun-tahun. Mimpi tentang se...

Yon Kippur

3 tanda dalam 2 hari terakhir. Ajaib? Yah. semuanya bisa saja terjadi di Israel setidaknya itu yang kualami, dengar dan lihat.Tapi aku lebih butuh lebih daripada sekedar tanda. Mengapa ? Karena iblis pun dapat menyamar dan memberikan tanda yang membuat kita lari dari rencana Tuhan. Lantas ? Yah bersandar pada FirmanNya dan damai sejahtera. Hanya DIA yang dapat melakukannya dengan baik. Oke baiklah Tuhan, aku butuh FirmanMu; berbicaralah...... _____________________________________ Mulai Rabu (8/10) jam 4 sore hingga jam 4 sore hari ini Kamis (9/10), di Israel sekarang perayaan Yon Kippur. Saat bagi orang2 Yahudi mencari Tuhan dan meminta pengampunanNya. Nah di Israel, Yon Kippur itu berarti tidak ada aktifitas apapun. Nggak akan ada bus/mall yang buka atau apapun juga. Hm, yah mungkin ada beberapa taxi tapi yang mengemudikanya pastilah orang Arab karena tentu saja mereka tidak merayakan Yon Kippur. Jadi yah semalam kami para volunteer di acara All Nation Convocation Jerusalem terpaksa m...

Old City Jerusalem

ini sebuah bangunan gereja di kota tua Jerusalem (Old City Jerusalem). coba perhatikan baik2 bangunannya ; batu2nya maksudku - nah batu2 seperti itulah yang menjadi tembok atau dinding setiap bangunan yang berada di Israel. Jadi perkataan Shalom Jerusalem diberkatilah airmu, tanahmu dan kekayaan alammu penuh madu dan susu dan diberkatilah tembok2mu dan puri2mu adalah perkataan yang benar karena memang begitulah kota Jerusalem berdiri. Indah sekali. Di Israel semua bangunan berdiri laksana puri bahkan apartemen2nya. Semua tempat menjadi tempat dan momen yang bagus untuk diabadikan. Orang bilang Israel negara yang tidak aman, penuh tindak kriminal dan banyak yang negatif lainnya. Tapi enggak kok. Israel sangat aman. Yah setidaknya kota Jerusalem tempat aku sekarang sedang bekerja hampir 3 minggu. Tapi sejauh ini paling kita akan melihat orang2 bersenjata ehm maksudku tentaranya berjaga hanya di bagian perbatasan atau menuju Ben Gurion Airport Tel Aviv. Selebihnya yah seperti tempat yang...

Love U Ayah

Apa yang harus kulakukan ? Hm, terlalu banyak yang ingin dikatakan dan puji Tuhan aku punya Dia. Dia mengerti bahasa airmata. Tuhan, telah terlalu banyak yang Engkau lakukan. Hatiku tidak tahan melihat kebaikan Engkau karena merasa tidak layak untuk mendapatkannya. Tiap kali aku membuka mataku aku hanya melihat kebaikanMu dan betapa detailnya Engkau merancangkan hariku. Aku tidak mengerti mengapa Engkau mencintaiku dan menjadikan aku pusat perhatianMu. Kau membuatku takjub dengan segala yang kulihat dan terima dan setiap hari ada ada saja yang Kau lakukan yang membuatku terbelalak heran dan tersipu malu. Oh, God! Engkau terlalu baik bagiku. Aku harus memastikan diriku tidak kehilangan apapun dalam setiap detail rencanaMu. Ketika Engkau berkenan berbicara aku mendengar. Ketika Engkau menginginkan sesuatu untuk kulakukan aku mengatakan yah. Jehova Jireh.. terima kasih untuk hari ini dan semua berkat yang aku dapatkan di Israel. LOve u Ayah....

I am in Israel Now

Silahkan iri tapi yah nggak usahlah karena ini semua kasih karunia Tuhan. Aku menuliskan blog ini dengan view rumah2 Israel yang indah di banyak bukit. Masih saja seperti bermimpi bisa sampai di tanahnya Tuhan. Tapi ini sungguhan terjadi. Praise Lord! aku akan mulai cerita di hari pertama perjalananku ke Israel tapi tidak sekarang. i am so sleepy. Semalaman berjaga-jaga menjemput para delegasi yang datang untuk menghadiri All Nation Convocation Jerusalem di Ben Gurion Airport Tel Aviv. so maybe tomorrow. dan aku baru ingat. 100 dolar setara dengan 60, 24 Euro. jadi tulisanku sebelumnya tentang uang dolar pembeli batrai dan tiket internet adalah salah. Tolong dimaafkan hiksssss Terpujilah Tuhan....

In paris

Paris, 27 Sept 08 Pkl. 9: 37 waktu setempat Pesawatku - air france boarding jam 11.30. So far perjalananku menyenangkan. Tuhan baik jadi semuanya baik2 saja. aku telah menukarkan uang 100 USD ke euro yah sekitar 533 euro gitulah. aku menukarnya untuk beli batrai kamera dan tiket internet di CDG airport paris. um, berdasarkan jadwal aku akan tiba 17.55 waktu setempat di ben gurion airport tel aviv. moga bisa dapat nesshir (kayak bus umum gitu deh ). kalo taxi katanya disana kurang aman dan lagian mahal. ongkos nesshir sekitar 15 USD. so plis God, send nesshir. oke i have to go. my time will be finish. I just buy one hour tiket internet. love you all see you in Jerusalem - Israel. so, I can say bles...bles...bles... from Jerusalem to all of you hihihihih

Israel, I am coming

Terpujilah Tuhan karena belas kasih dan kemurahanNya akhirnya Kamis ini ( 25/9) aku akan mulai perjalanan ke Jerusalem - Israel. Banyak hal yang ingin kukatakan namun semua tercekat di tenggorokan karena berapa banyakpun kata yang akan keluar tidak akan pernah bisa selesai menceritakan betapa hebatnya DIA. Aku berangkat via Singapur transit di Charles de Gaulle Airport France dan tiba di Ben Gurion Airport Tel Aviv. Aku menghaturkan banyak terima kasih kepada teman-teman di pelayanan, kerja dan kroni2 hihihihihi... Jika kalian heran bagaimana aku akhirnya bisa juga pergi, plis jangan tanyakan ke aku karena aku pun sama herannya. --------------------------------------------------------- Aku merasa terhormat bisa mengalami begitu banyak angin saat memperjuangkan rencana ke Israel ini. Aku merasa terhormat bisa bersama dengan DIA melalui banyak hal dan menang. Aku merasa terhormat diizinkan masuk dan belajar di kelas bergantung penuh dengan Tuhan. Aku sangat tersanjung dengan pembelaan ya...

Motret Bangunan Lama

Ini salah satu bangunan tua di kota Medan. Aku baru memotretnya pagi ini. Bangunan seperti ini lumayan banyak di Medan, sayang kurang ditata. Bangunan yang terletak di Jalan Ahmad Yani ini saja telah ditempati beberapa keluarga pengemis. Aku sudah lama ingin memotretnya soalnya bangunan seperti ini sudah nyaris punah tersingkir bangunan baru. Padahal nih yah menurutku jika saja bangunan ini diperbaiki tanpa mengubah bentuk, aku yakin bangunan-bangunan ini justru bakal menarik perhatian. Aku nggak tahu yah dengan orang lain, tapi aku ini emang pecinta bangunan lama. Setiap kali aku melewati kawasan jalan Ahmad Yani, aku tetap aja bisa berseru kagum meski melewatinya hampir saban hari. Nggak putus-putusnya mengagumi. Hari, bang Hisar, Mustafa pasti akan berusaha melewati kawasan ini jika mereka mengajakku jalan-jalan. Meski mereka sama sekali nggak mengerti kenapa aku selalu histeris, celengak-celenguk, tersenyum dan bertepuk tangan tiap kali melewatinya; mereka akan dengan senang hati ...

Milih Tuhan daripada Kamu

Aku mau mengakui satu hal. Udah lama mau bilang, tapi kali ini harus; biar aku puas, lepas dan merdeka. "Aku mencintai kamu tapi aku lebih mencintai Tuhanku" AKu nggak akan bilang maaf karena Tuhanku jauh lebih berharga daripada kamu. AKu nggak akan bilang menyesal karena ini pilihan yang terbaik. Aku nggak akan bilang nanti karena kini dan esok DIA tetap pilihanku dan aku mencintaiNYa.

Lurus-keriting-lurus...teuteupppppppppp

Hidup telah memilih bagiannya. Dan aku berharap bagian yang terbaik yang tengah kujalani ini. Aku menyukai segala sesuatu yang terjadi. Tidak selalu menyenangkan. Ada saat dimana air mata mengalir turun, jantung berdetak lebih kencang atau hati melengos diam ke arah yang sepi. Tapi aku menyukainya. Aku menyebutnya proses. "Vi, kau ni dah kayak Mimi Hitam," si bos ngomentar pendek. Pendek sih iyah tapi buntutnya panjang. Seluruh rekan yang lagi ngumpul nunggu buka puasa serentak ngelirik. "Nggak mau akh! Mimi Hitam kan tokoh yang jahat versi donal bebek," elakku. Eh, mereka malah tertawa. Sebel. Rambutku emang telah mengalami satu lagi proses panjang. Setelah sebelumnya rambut seleher ini dibuat keriting (Ampun dah!), sekarang rambutku diluruskan lagi. Setajam silet hiksss... Aku juga sih yang salah, rambut udah bagus eh dibuat keriting. Eh tunggu dulu, aku sih mintanya ikal tapi si bencong itu (penata rambutnya) malah membuatnya keriting hancur. Si Ariel dengan teg...