Skip to main content

Posts

lagi kecentilan

nah nih aku lagi berjemur enk...ga dink mana begini yang berjemur. masa di bawah pohon mangga hihihihih.. ini aku lagi nyantai di Merlyn's guest house sambil baca bukunya andrea hirata. buku bagus dengan pengarang kecentilan gitu. (glek! sori andrea, jelas banget gue bukan andreanis loe.. wek!)..di depanku yah danau toba itu. cute Vie! ups, narsis yah..

sunrise in lake toba

ini jepretanku lho :) aku lagi gila foto. apa karena lagi dekat fotografer yah hihihihi..yah enggaklah. sejak dulu emang suka motret. baru sekarang aja kesampaian sejak punya kamera digital sendiri.guruku? banyaklah salah satunya GA. meski yang diajarnya hanyalah pengasahan feeling hingga dapet momen yang lebih menyentuh. betul nggak sih hun......cieee beginil nih suasana pagi di tepi danau toba. someday when I finally hiksss have a husbandI will take him there and you know lah... hihihihihihi....(jadi malu) sunrise in lake toba- north sumatera- agt 2006

sore ini

Ku jemput hatimu dalam sunyi Malam Bertabur kunang-kunang jiwa Gelora Pelangi yang kau lukiskan Terpendam dalam dalam Ku gapai tanganmu dalam mimpi Mimpi Berharap jutaan kristal suci di hatimu Lebur Sesuatu yang kau tunjukan Terasa begitu dalam phun10165

apakah kamu orangnya?

sudah malam. aku masih juga duduk di depan jendela kantor menggetikkan perasaan tolol ini diatas benda berukuran 50 Cm X 50 Cm dengan ketebalan ga sampai 5 cm. banyak hal yang ingin kutulis tapi yang paling ingin kutulis adalah soal aku jatuh cinta. sepertinya aku jatuh cinta. sepertinya Vie? Yah, hm, sepertinya, kayaknya, agaknya... ga jelas gitu. ga jelas apa aku jatuh cinta dengannya atau aku hanya merasa aku jatuh cinta. aku malah banyak terkenang dengan pria berwajah tirus yang pernah membuatku seberani singa. Pria yang pernah membuatku setangguh macan. Pria yang pernah membuatku selincah kuda dan pria yang pernah mampu membuatku seindah kupu-kupu diatas bunga sakura. (eh, emang ada kupu2 di atas bunga sakura yah hihihihihi. Akh, ga tahulah. ini juga lagi melo aja) dimana dia sekarang? di aceh kah, di jogja kah, di Jakarta kah atau di Ambarawa.. tapi apa bedanya.. dia tidak akan pernah ada buatku sementara itu, di kota ini... aku menemukanmu...(bolehkah kukatakan,akhirnya aku ...

sepi lagi

Hm… Sepi ini terus saja memburuku. Seharusnya aku lari tapi ini…aku malah mulai menikmatinya. Beberapa tahun silam- saat ibuku sakit (hey, kau masih ingat ga sih vie..bangku panjang dingin tempat kau bermalam menunggui ibumu) aku selalu suka menghabiskan waktuku dalam lemari pakaian. Berdiam disana dengan kaki ditekuk, wajah diletakkan diatas lutut dengan tangan memeluk kedua kaki dengan erat. Aku selalu melakukannya tiap kali rasa sepi menghantamku hingga mampus. Hm, sudah lama aku tidak melakukan ritual itu. Sejak hihihihih (ssst, lantai lemariku ampir roboh karena bobot tubuhku yang terus bertambah ‘ndut) dan ditambah kesibukan bekerja-sungguh tidak punya waktu untuk melakukannya. Tapi jumat dini hari kemarin, saat wajah ibuku memutih – aku melakukannya lagi. Tapi tidak dalam lemari. Aku melakukannya di sudut kamar belakang pintu .kali ini tubuhku bergetar hebat. “aku harus bertahan.namaku tegar”

sepi banget hari ini....

Sepi banget hari ini… Beberapa sms yang masuk kuabaikan. Aku lelah sekali. Rasanya ingin berbaring dan jangan dibangunkan hingga esok pagi, mungkinkah? Hari ini sahabatku (dia yang kusebut lebih dari sodara) yosri mengsmsku,” hi hun..met kerja. I love U…” Aku menerimanya jam 7 pagi tadi. Tapi hingga kini aku juga tidak membalasnya dan mungkin tidak akan membalasnya. “kenapa,”tanya hatiku. Aku tidak punya jawabannya. Sejak dia menikah eit tunggu dulu! Tepatnya sejak dia merencanakan pernikahan itu aku emang dah ogah2an meng sms dia. Belakangan jangankan mengsms duluan untuk membalas sms dia aja malesnya minta ampun. Aku masih ingat balasan smsku beberapa waktu lalu,” oh gitu yah….” Padahal sms Yosri penuh dengan cerita berwarna. “kau iri ya,”tanya hatiku. Enggaklah. Aku nggak iri. Ga ada jalan untuk iri dengan dia- seseorang yang deminya aku rela mati. Tapi yang ada aku memang lagi enggan untuk berhubungan dengannya dalam bentuk apapun. “kalau begitu kenapa Vie?” tanya hatiku. Nah ini ...

pernikahan para sahabat

hm..........nulis lagi (lega banget) rasanya sudah seabad ga nulis. kangen banget nulis yang nyantol di kepala. ugh, banyak yang ingin dituliskan. akhirnya bulan ini selesai juga tiga perhelatan pernikahan para sahabat. mulai yosri (nikahnya ama franky-lelaki yang puluhan kali ditolaknya hiihihihii), arif (nikahnya ama hilda -wanita yang dipacari arif sejak zaman bahulak), kak agus (nikahnya dengan martin-pria yang pada awalnya ditolak mentah2 dan bahkan ditertawakan karena berani mencintainya). dan malam pertama mereka? entahlah aku ga bertanya malah. yang ada mereka yang cerita. meski sebelum cerita makin dalem, aku langsung memutusnya,"hoy coy...gue pengen ngalamin sendiri.cerita gitu mah gue bisa searching di internet hehehhehehheh" AKU TELAH MENYELESAIKAN PERTANDINGANKU DAN AKU TELAH MENGAKHIRINYA DENGAN BAIK.... You are my purpose for living... You bring joy into my life You make it better and better and in You...I'm falling in love

keputusan untuk mencintai

keputusan untuk mencintai harus lahir dari keberanian menerima orang lain apa adanya. keputusan untuk mencintai harus lahir dari kondisi ketidaksempurnaan akan diri sendiri dan menjadi lengkap dengan dia yang dicintai keputusan untuk mencintai bukan hanya keinginan untuk disanjung dan mendapat limpahan kasih sayang keputusan untuk mencintai adalah keputusan yang harusnya tidak dapat dapat dibatalkan karena kekurangan dia yang kita cintai... pertanyaanya kenapa yang terjadi justru sebaliknya??????????????? kenapa kita jatuh cinta justru karena kita melihat kelebihan orang lain dan berhenti mencintai ketika kita melihat kekurangan??? kenapa kita jatuh cinta justru karena kita merasa kosong dan takut berdiri sendiri??? kenapa kita jatuh cinta justru karena kita menginginkan sesuatu bukannya memberikan sesuatu kepada yang lain??? aku tidak tahu jawabannya... ---------- aku harus pulang. aku penat hari ini.langit diluar sudah berganti gemerlap lampu kota. sudah malam. aku berharap hari ini ...

postingan milis

haik! dah beberapa hari ini aku menuai reaksi keras dari yah dua tiga orang soal tulisanku di milis jurnalis. actually aku bukan orang yang suka berkomentar atau memposting sesuatu ke milis. aku hanya penikmat milis, membaca; tertawa karenanya atau bahkan menggerutu karenanya. itu saja. sampai suatu ketika, seorang teman berkomentar begini; "hoy, tolonglah aku sikit teman2.berikan aku siraman rohani dah banyak juga kurasa dosaku. kemarin aku melihat orang2 banyak meminta minta di jalan untuk gempa jogja. palak kali kurasa karena nyesak2 kan jalan saja mereka. trus kumaki mereka," lantas, aku balas bilang gini," yah berhentilah menggerutu dan memaki. kalo aku sih prinsipnya dah ga bantu, ga pula kukritik cara orang gimana nolong lain. terlalu sering kita bicara. ini saatnya untuk berdoa," kemudian darrrrr....!!! aku pun menuai reaksi keras itu. dikata2i yang lumayan hiksss membuat gerah sampai2 teman2 di kantor bertanya apa yang telah kulakukan. ga berhenti disitu, k...

kangenku melayang

Aku kangen banget hari ini- dengan kamu – pria yang begitu mempesona. Tapi rinduku ga pernah jelas bagimu. Kamu menejermahkannya dengan candaan tetapi aku mengartikannya sebagai penolakan. Rinduku ga pernah penting untukmu. Sesaat aku menyesal mencintaimu. Tetapi aku terlanjur mencintaimu dan aku ga akan pernah mencabutnya kembali. Aku terlalu mencintaimu. Akh..andai waktu bisa terulang. Andai jarak bisa ditiadakan… Jangan bilang aku kekanakan. Jangan bilang aku tidak mengerti dengan yang kukatakan. Bahasaku sederhana – aku hanya ingin berada disisimu.

Love Me like there’s no tomorrow

Aku dah lama ga nulis di blog ini bukan karena ga sempat.bukan juga karena ga ada ide untuk nulis (novi gitu lho….alah!!) tapi lebih karena rasa enggan. Aku enggan karena …yah aku enggan aja. Lagi benar2 pengen menghindari layar kompie. Sejak tangani ficer, otomatis jam terbang di depan layar ukuran 30 X 30 cm itu makin tinggi. Orang bilang sih biar ga bosan searching di internet. Tapi aku males. Takutnya malah searching yang enggak-enggak… selalu ada godaan di negeri tak bertuan itu dan aku sungguh! (demi kasihku kepada DIA yang empunya diriku)..aku menghindarinya. Jika hari ini aku menulis lagi, itu karena aku melakukannya sambil dengarin lagu freddie mercury “Love Me like there’s no tomorrow”… Waktu dengar lagu ini, aku teringat dengan seorang temanku. Dia bilang dia suka lagu ini. Sekali waktu dia pernah menyanyikannya di depanku. Lagu itu menyentuh hingga ke sukma. Andai..ada seseorang yang mencintaiku dengan cara itu… Hingga kini aku belum menemukan pria itu. Pria yang mau tertaw...

I LOve My Boss

Akhirnya menulis lagi di blog ini………. Belum pukul 8 pagi tadi aku dah di kantor. Suasana masih tenang. Anak-anak belum datang. Tapi mobil Opel si bos dah nongkrong di parkiran. Hm..aku menyimpan kekaguman pada direkturku itu. Bukan karena dia tampan (point 8 jika dia memakai baju koko putih) tetapi karena sikapnya yang lembut dan cool. Suatu kali, aku kedatangan narasumber nasional. Eh gitu diundang untuk main ke kantor kita dia mau. Sempat juga bingung mau jemput pake apa tamu itu. Mobil kantor sih ada tapi kayaknya kurang layaklah pake mobil begitu. Dan…aku kaget bukan main karena si bos rela pulang pake mobil kantor yang butut itu, nyetir sendirian dan membiarkan sopir dan mobil mewahnya mengantar jemput sang tamu. Gie! Aku benar2 terkesima. “pak…bapak dimana sekarang…Bapak naik Expass ya…bisa??? Bapak baik-baik aja kan…ini Novi pak…” Kalimat beruntun itu aku tanyakan via telpon sedetik ketika aku mendapat laporan jika big boss merelakan mobilnya untuk dipake. Segitu baiknya dia hik...

aku cinta pekerjaanku - kembali

hm, aneh juga rasanya menuliskan ini. Suddenly AKU MENCINTAI KANTORKU! mungkin masa jenuh itu udah masuk titik balik yah. tapi sore ini saat sibuk mencari insert kapolda soal bom brimob (untuk features yang bakal kugarap setahun kedepan, aku menemukan bummper up (moga penulisannya benar) yang telah dipersiapkan editor untuk features itu dan AKU SUKA!rasanya pengen langsung telpon dia dan meluk dan bilang ya ampun bagus banget.thanks yahhh untuk kerjasamanya. jujur selama ini suka bete dengan dia. soalnya kalo dia ga ada pasti tugas yang ngejumplek (ga tau deh bahasa apa ini - ngejelimet plus plus plus deh)dilimpahkan kepadaku.dan baru kali ini aku puas banget dengan yang dia lakukan. hm, aku menikmati soundnya...menikmati tiap patah kata yang keluar dari potongan wawancara yang telah kulakukan dan aku menikmati tiap kata yang aku tuliskan untuk featuresku yang durasi 15 menit. Oh..God!darimana aja aku selama ini hikssss.. aku juga sangat menikmati liputanku. waktu tadi mengulung celana...

dua hari ini

Selasa ------ Aku menikmati siangku di bawah rimbunnya pepohonan di kantin Sarah – satu dari dua kantin yang ada di DPRD Medan. Kali ini aku lebih banyak diam. Sembari makan aku mengikuti obrolan teman2 yang tanpa tema. Saling ejek dan mencari peluang untuk menjatuhkan menjadi menu yang selalu kudengar. Tapi aku tahu jauh di balik obrolan yang memang tidak berguna itu kami saling mencintai hihihihi. Yah, aku sudah beberapa kali kok lihat betapa solidernya teman2. kalo yang satu kena musibah pasti ada aja yang dilakukan.setidaknya ngumpulin uang sumbangan atau nekat nembak pejabat jika dana rumah sakit mendadak ga bisa lagi dihandel. Gitulah kami Kantin sarah selalu menjadi tempat nongkrong yang asik buatku. Makanan yang disediakan rumahan banget. Aku bisa ambil semauku atau bahkan berteriak kalo laper sudah menyerbu seperti pencuri. Ga ada yang keberatan. La wong memang harus berteriak kok karena tingkah suara yang berbeda dengan desibel yang nyaris menulikan. Tapi siang ini aku lebih...

Tuhan ini aku

TUhan ini aku. aku lelah banget sepekan ini. sejak pulang ...(Kau tahu kan darimana) aku terus diburu pekerjaan kantor yang bejibun. rasanya ingin menjerit karena tubuhku benar2 butuh istrahat. akhirnya jumat pekan lalu, amarahku tak dapat kukontrol. aku pun menolak tugas yang diberikan. TUhan ini aku. aku rindu sekali dengan anjingku lion. sudah sebulan ini dia tidak pulang ke rumah. rasanya ingin menjerit karena aku rindu mendekap tubuhnya yang hangat ke wajahku.tiap pagi sebelum ngantor dan ketika malam pulang kantor aku selalu berharap dia menyongsong kedatanganku seperti biasa. aku pun hanya bisa berharap karena hingga kini aku tetap tidak punya waktu mencarinya. Bapak bilang dia sudah benar2 hilang. apakah polisi menerima pengaduan anjing hilang? jika ya aku akan melakukannya. tapi kayaknya enggak deh TUhan. ah Tuhan, aku benar2 rindu LIon. Tuhan ini aku. aku berharap aku menemukan (TUhan tau kan yang kumaksud) tapi hingga kini aku tidak menemukannya. aku lelah mencarinya tapi se...

for someone in Kerinci

aku mencarimu. rasanya seumur hidupku aku telah mencarimu. kau dimana? dari balik sempurnanya malam, aku mengira telah melihatmu, tapi kenapa pergi ketika aku mendekat. aku yang salah atau itu memang bukan kau ah... aku masih memimpikan hari itu. hari saat kau membawakan bunga kesukaanku. hey! apa kau tahu atau aku hanya mengira kau tau. mereka bilang aku terlalu tinggi berkhayal. tapi aku tahu aku tidak! memang berkhayal menjadi perjalanan kesukaanku sejak aku tahu aku bisa menjadi apa saja yang kumau dalam dunia khayalku, tapi bagiku kau senyata coklat toblerone yang saat ini ada dalam mulutku. rasanya...kenikmatannya... hmmmmmmmmmm ------------------------------------------------------------------ "vie, gua tau loe buat kalimat picisan ini karena teringat dia lagi kan?! aku harus bilang berapa kali, LOE HARUS LUPAKAN DIA! "nov, gua bilangin elo yah sayang...waktu gua nulis ini. sumpe yang terbersit di benak cuman atu, gua cuman pengen nulis. kalo akhirnya jadi melo gini ya...

saat aku takut

takut melandaku.yah tentu saja disertai alasan. meski alasan ini tadi siang ditertawakan dengan sangat kejam oleh temanku Yenni. Tapi kubiarkan saja dia tertawa, berharap ketakutan yang sedang menjerat ini pergi karena malu. jika aku takut biasanya aku hanya mencoba diam. tapi kali ini aku sangat diam.

Bastian

"Hah? es krim. yang toblerone aja belon.." Bastian - teman baru- kameramen sebuah teve lokal - nyaris melotot protes dengan permintaanku. "emang aku pernah minta tobleron?!" jeritku tertahan. protes banget deh. habisnya kayak ga pernah deh. masa gue minta toblerone. "itu yang kemarin.waktu pertama kali kita jumpa, saat aku minta nama lengkap salah satu nara sumber karna aku sibuk ambil foto, loe kan minta imbalannya toblerone" jelasnya panjang. haik!ya ampun. dia bener. tapi , " khan belon juga kamu kasih. hayo.... katanya kemarin karna belon gajian. udah d, es krim aja dulu ya plis..." aku merayu setengah memaksa. bastian nyengir lebar. manis. "tapi khan ini masih tanggal berapa.." "belon gajian lagi,"sambarku. dia mengangguk. ughhhhhhhhhhh... bastian itu anak jakarta. baru pindah ke kotaku tahun ini. anaknya ga tinggi2 amat, kurus, hitam manis, kepalanya nyaris plontos (hm, ga tau juga yahhh seplontos apa..soalnya doi selalu...

jangan ambil jembatanku

"Jangan lewat dari depan.jembatan kita ilang." Berita dari bapak membuatku kaget, "kok?" Bapak menggeleng dan bergegas mengambil gagang telpon dari kamarku," dari gereja aja keluarnya," Bapak bukan tipe orang yang suka bicara.....padaku! jadi kupikir pasti jembatan itu benar2 ilang. aku bergegas memakai jaket dan menstarter si merah... aku mengambil jalan alternatif yang dikatakan bapak. Oala...jalan itu tak kalah buruknya. air hampir setinggi lutut menghadang di depan. akhirnya aku mutar dari belakang rumah penduduk. memang sudah sebulan ini jalan besar yang melintasi rumahku diperlebar. katanya sih mo buat outer ring road mebidang (Medan- BInjai dan Deli Serdang), cuma celakanya pelebaran itu ga diikuti penggunaan marka jalan sehingga tiap kali pulang ke rumah (yang emang pulangnya selalu malam itu) aku kudu pelan mencari jembatan menuju jalan masuk ke rumahku. hingga pernah suatu kali kerena menyangka itu adalah jembatan, aku hampir masuk sungai. ternya...

Namanya Sunardi

aku suka senyummu.membuatku hangat. tahukah kamu betapa berartinya senyum yang kau berikan kemarin pagi padaku. andai kamu tahu senyummu lebar memperlihatkan barisan gigimu yang putih rapi. putih karena kulit wajahmu yang hitam legam atau memang asli putih, aku tidak peduli.yang kutahu senyummu menceriakan hariku kemarin pagi. saat keretaku melaju memasuki areal gedung dewan hari ini, tahukah kamu kalo aku mencarimu.aku pasti sudah ketagihan akan senyum ramahmu. tapi aku tidak melihatmu. kau dimana.. memang kamu hanya seorang satpam, tapi kemarin pagi aku melihat wajah Tuhan dalam senyummu. terima kasih karena aku lagi membutuhkannya...