Skip to main content

belajar mencintai ala Ayah

Ayah, aku mengerti sekali seperti apa hati ayah ketika aku dengan cara sembrono, tak peduli dan sepihak tidak membalas cinta Ayah. Rasanya sangat menyakitkan yah. Dan betapa herannya aku, Kau masih saja mau mencintaiku.

Ayah, kemarin malam maagku sakit sekali dan aku mengirim sms kepada orang yang kukasihi tapi tidak ada balasan dan respon sama sekali. Pagi ini sakit maagnya sudah pergi tapi hatiku yang justru sakit.

Ayah, mengapa Kau terus saja mencintaiku padahal aku jarang sekali membalas cintaMu. Kadang aku datang bilang cinta padaMu tapi sebegitu cepat aku mengatakan cinta, secepat itu pula aku mencintai dunia ini dengan segala dosa didalamnya.

Aku tidak mengerti kenapa Kau tidak meninggalkanku seperti saat ini aku ingin meninggalkannya? Apakah karena memang Kau sangat mencintaiku atau karena Kau terlalu baik untuk mengabaikanku ?

Aku tidak mengerti cara berpikir Ayah. Aku tidak pernah bisa mengerti kenapa Kau sangat mencintaiku yang sangat tidak sempurna ini.

Ayah, aku ingin belajar mencintai seperti ayah mencintaiku.

Kasih menutupi segala sesuatu

Comments

Unknown said…
1. kurang minum kopi, apalagi kalau belum makan.
2. selalu sediakan coklat, untuk antisipasi awal maag!
3. kau kan punya tetangga kos!, hubungi dia bila membutuhkan!
4. Titip salam buat "Ayah"!
Novita Sianipar said…
1.sudah dikurangi dari dua gelas jadi satu
2. soal coklat, aku akan lakukan...
3. kau lagi sibuk ama stenly..aku nggak pengen mengganggu :)
4. Ayah bilang salam sayang balik

Popular posts from this blog

Tipe Orang yang Posting Story WA

Buat status di whatsapp itu seperti bumerang. Ditulis serius, audiens menanggapi dengan candaan, Dibuat hanya sekedar candaan, eh ditarik too serious. Jatuhnya jadi hilarious ya kan Padahal status wa-ku hanya untuk kalangan terbatas saja, itupun masih disalaharti. Makanya itu menulis wa tidak terlalu menarik karena seperti ada kewajiban membalas pertanyaan orang-orang tentang status yg diposting. Kalaupun dijelaskan, belum tentu terima. Akhinya jadi perdebatan. Kalau tak nulis,  ditanya apa sudah dihide status wa dari  dia hahaha... Bgitulah lika liku per-online-nan ini.  Tipe  orang yang posting story wa itu kan bermacam-macam 1. Yang seperti wartawan online..Apa yang dilihatnya, dilakukannya  itu yang diposting 2. Yang hanya lagi pengen saja. Lagi cocok dirasanya yang dia jumpa video atau tulisan orang lain di medsos, yah dicomot jadi story wa sendiri. Intinya ga selalu tentang yang terjadi in real time 3. Yang suka cek ombak. Ini tipe orang yang pengen tahu s...

Bapak yang terhebat

Tidak semua orang memiliki bapak yang baik bukan? Akupun begitu. Setidaknya itu yang kupikirkan selama puluhan tahun sampai suatu ketika bapak mengalami masa kritis dan kehilangan kemampuannya yang paling sederhana sekalipun, misalnya untuk mengambil air minum. Sejak bapak hanya bisa terbaring, dan aku harus mengganti pampersnya dua kali sehari atau lebih, itu berarti aku juga harus mengerjakan beberapa tugas lain yang biasanya dilakukan bapak, beberapa tugas yang kuanggap begitu ringan dan sangat tidak masuk akal   kalau hanya tugas itulah yang mampu dia kerjakan. Namun kemudian ternyata tugas itu tidak ringan dan membuatku terengah-engah dalam melakukannya. Bapaklah orang yang selalu saja memperbaiki perabot-perabot yang rusak di rumah, membuat gantungan paku di dapur, ruang tamu, kamar mandi, kamar – dimana saja -   agar semua barang-barang terletak dengan rapi, alih –alih terhampar berserakan di meja ruang tamu atau dapur yang sempit. Bapak juga yang menggunting ...

Bimbel Starla

Aku buka bimbingan belajar semester ini. Iyah! Buka les kecil-kecilan buat anak PAUD, TK dan SD kelas 1- 6.  Setelah tertunda setahun lamanya, aku memutuskannya untuk mulai. Dan suami entah gimana ceritanya diam saja dan malah ikut buatin iklan bimbelku pakai Canva. Aku happy karena berarti izin sudah turun 😉 Ini bentukannya... Double happy malah karena yang daftar lumayan rame. Ada 4 siswa yang daftar hahaha. Yah ramelah untuk ukuran yang iklannya hanya kuposting di status wa pribadi saja. Malah ada yang ngomong begini, " Kenapalah baru buka sekarang"  Ini bukan pertanyaan ya melainkan pernyataan karena memang sudah lama ditunggu tapi ga pernah diujudkan, Ditunggu karena memang aku sebakat itu ngajar hahahaa... Itu kata mereka ya. Jadi izinkanlah aku mengucapkan syukur kepada Tuhanku karena sekali lagi,  Dia membuat jalanku terbuka menjadi berkat bagi banyak orang.. Wish me luck fellas 😉