Skip to main content

up grading my self

Kadang kita suka lupa yah menceritakan kebaikan yang telah kita terima. kita lebih cenderung untuk lebih mudah berkeluh kesah, menceritakan kejelekan dan kesialan yang terjadi. Padahal seharusnya porsinya berbanding terbalik. Dengan begitu hidup pasti akan lebih mudah untuk dijalani.

Ini yang terjadi padaku. Alih-alih bersyukur untuk kesembuhan ibu yang well - mukzizat banget - aku malah sibuk berkeluh kesah andai bisa segera mendapatkan pekerjaan baru. Padahal di kantor yang telah begitu banyak mendidikku (red: memberi banyak kemudahan)harusnya aku pintar memanfaatkan kondisi itu. Namun justru pepatah rumput tetangga lebih hijau - itu yang kulakoni.

jadi ini yang kulakukan sepekan mendatang : buat program baru untuk radio, re fresh program yang telah ada dan belajar menjadi produser untuk program IT ( yang terakhir agak berat karena hm, jujur aja - gaptek aku ini hihihihihihihi)

apakah dengan begitu aku akan segera mendapatkan promosi? apakah dengan begitu daya jualku di bursa kerja akan meningkat ? well, kayaknya nggak sampai begitu banget kali-kalinya. sederhana banget kok. apa yang bakal kulakukan justru upaya pembuktian kepada diri sendiri bahwa akulah yang membuat diriku merasa usefull atau useless. dan ketika aku ngerasa diriku usefull mungkin saja - siapa tahu - itu akan membangkitkan kemampuanku yang lain...MENCIPTAKAN LAPANGAN KERJA. Buy 1 get 1 free hehehehehheheeh

Comments

Popular posts from this blog

liputan ke aceh

aceh... akhirnya aku menjejak kaki juga ke serambi mekah itu. dan hatiku menangis. dalam. rick paddcok-rekanku-jurnalis kawakan dari LA Times memegang tanganku. "it's ok rick, " aku menepis tangannya. kaki terus melangkah.pelan. tiap langkah hanya tangisan yang dalam. aku menghela napas. berat. sementara pastorku-Sukendra Saragih menangis pilu. raut wajahnya -God! aku tau betapa tersiksanya dia melihat ini semua. 9 tahun ia bolak-balik aceh. ratusan ribu kali. hanya untuk satu visi agar ada hidup baru yang mengalir di aceh. tapi hari ini.. gelombang tsunami meluluhlantakkan negeri ini dan menyeret ratusan ribu jiwa ke neraka. aku menarik napas lagi. kali ini lebih dalam. tapi yang terjadi aku malah muntah. Rick memegang pundakku,"are you ok vie" aku meraih lengannya. aku hanya bisa mengangguk pasrah. dan aku pun memulai liputanku. aku disana seminggu. ada banyak hal yang ingin kuceritakan. tentang kehilangan. tentang rasa sepi.tentang keputusasaan. tentang ...

Sedikit curhat ama seorang novie..

Kalo kamu...cowo impian kamu kaya gimana nov? Kalo gw...yang pasti dia seorang wanita (hehehe...iyalah)...tunggu belon selesai...dia seorang wanita yang cantik. Terus, dia harus punya suara yang bagus. Dan, gw suka cewe yang bisa maen piano, well ga terlalu jago gpp...yang penting suaranya aja harus bagus. Cewe yang manja, tapi juga bisa ambil keputusan untuk hal-hal yang penting. Yang bisa mengasihi gw apa adanya. Typicall working woman, supaya bisa menghargai sebuah jerih payah dalam mencari uang. Susah kalo punya cewe yang nantinya cuma nongkrong di rumah doang...biasanya sih jadi cewewet and cemburuan banget. Dan...cinta Tuhan. HUaaaaaaaaaaah ada ga ya wanita seperti itu ?????

Aku senang kau bahagia

Sore ini aku main ke blogmu. Kau masih saja seperti dulu. Masih saja bisa membuat tersenyum, mengernyit dan menggelengkan kepala dengan segala cerita didalamnya. Aku senang kau bahagia. Aku senang hidupmu sepertinya lengkap. Kau masih saja menyebutnya bidadari dan meski itu membuat iri, tetap saja aku suka kau masih menyebutnya begitu. Aku tahu betapa kau sangat mencintainya. Persahabatan kita memang aneh. Kalau ada tali dan ditarik lurus mungkin tidak akan pernah bisa benar-benar lurus dan mulus. Tali itu berkali-kali putus meski tentu saja entahkah kau ataukah aku yang kemudian menyambungnya lagi. Begitu terus. Aku masih ingat ketika aku menjumpaimu di bogor beberapa tahun silam. Kau menjemputku dengan mobil papamu dan mengajakku beli gorengan sambil hujan-hujanan. Namun kita bahagia. Lantas kita mutar-mutar mencari tempat lokasi bakso yang enak zaman kau masih SMA dulu (aku baru kepikirin sekarang, mengapa harus cari lokasi bakso yang tak jelas lagi dimana keberadaannya padahal di ...